Senin, 21 November 2016

Cerita

Dua hari ini aku tidur ga nyenyak. Bangun barengan sama rasa bingung. Pengen nangis tapi juga ga pantes orang udah segede gaban. Tapi ini hati rasanya berkecamuk. Duh --"
Aku ga tau kenapa bisa gini. Susah banget mau gimana. Kayanya ini karna aku jarang banget mau cerita sama orang deh. Entah kenapa aku bukan tipe orang yang doyan cerita tentang apa yang aku rasain atau aku alami tiap harinya keorang lain. Aku terlalu berpegang teguh dengan pahamku jika "percuma cerita. Orang lain belum mesti tau apa yang kamu rasain" inilah yang bikin aku menjadi seorang pendengar. Males cerita, malah jadi pendengar. Tapi ga ada salahnya jadi seorang pendengar. Yang salah itu ketika kamu jadi seorang pendengar, kemudian kamu sebarkan semua apa yang kamu dengar untuk jadi bahan "rasan rasan" . Wait! Kurasa ini salah satu alasan yang bikin aku ga mau cerita juga keorang lain wkwk .
Aku ga percaya sama orang lain. Aku ga mau mereka tau tentang aku jika akhirnya mereka hanya menjadikan itu sebuah bahan "rasan rasan" ya walau aku tau ga semua orang bakal seperti itu. Aku hanya jaga jaga. Entahlah. Sebutuh butuhnya aku untuk cerita, aku selalu ga bisa cerita. Ini kalo bahasa jawanya sih "mendem" maksudnya memendam . Memendam apa yang dirasakan sendirian. Ga mau sharing gitu lho. Salah satu adikku juga ada yang gini. Kita sama2 suka "mendem". Cuma kalo dia sadar apa dampak dari memendam perasaan sendirian, dan aku tidak. Dia bilang, kalo orang suka memendam perasaan itu bisa terkena penyakit hati. Ini luas banget sih artinya. Pokoknya yang negatif negatif gitu masuk kedalam "penyakit hati" wkwk sedih ya huhuhu
Tapi yaudah gimana lagi. Kalo dasarnya ga doyan cerita mau diapa apain tetep aja ga bakal cerita. Mungkin dengan ngeblog, cerita cerita yang tidak tersampaikan bisa tertuang disini. Makanya aku mencoba menulis kembali .
Ga penting juga sih ya ngeshare yang beginian di blog. Ga ada faedahnya buat orang lain juga. Tapi ya bodo amat. Wkwk semua orang bebas didunia maya kan .
Selagi aku ga bikin orang lain rugi lewat tulisanku, dan selagi yang bersangkutan tidak protes mungkin aku bakal terus nulis disini hehe yaudah ambil hikmahnya aja gaes hehe
See dipostingan selanjutnya ! ^^

Selasa, 08 November 2016

Nonton Band Kesayangan

Dua hari yang lalu, tepatnya tanggal enam november 2016, aku jadi dateng ke jakcloth disemarang buat nonton payung teduh. Bersyukur banget bisa nonton ketampanan om aziz dari jauh. Ternyata doi PUTIIIIIHHH. Aku itung ituuung Om Is dan kawan kawan membawakan tujuh lagu yang Puji Tuhan aku hapal semua.
Jadi aku bisa ngerasain euforia yang selama ini aku idam idamkan. Yaitu nyanyi bareng peneduh dan om is berperan sebagai baking powdernya. Eh . Backing vocaaaal maksudku wkwkwk
Aku nonton payung teduh sama siapa? Ya jelas sama pacaaaarrr oranglah -_- Sama siapa lagi. Pacar aja ga ada wkwk padahal aku punya angan angan kalo suatu saat nanti, aku bisa nonton om is manggung sama tambatan hati, yang sama sama ngerti payung teduh. Kan jadi romantis gitu yak kayak penonton lainnya wkwk
Tapi ya gapapa . Ga nyesel juga. Mungkin dilain kesempatan keinginan ini dapat terwujud wkwk Amiiiiiin . Sekarang aku berharap bisa muter waktu kembali ke hari yang sama, jam yang sama, dan menit-detik yang sama. Belom bisa move on dari suasana malem itu. Ya walaupun baunya astaga bikin ga kuat. Tapi seru banget bisa ngerasain euforianya... Mmm  apalagi yaaa ? Kayakknya aku cuma mau share tentang itu dulu deh . Ya ntar kalian bisa liat di postingan selanjutnya aku bakal bahas apa hehe
See you gaes.

Timpang tapi asik

Hallo .
Aku yang udah hampir dua tahun merantau disemarang mau ngebahas suatu pemukiman warga yang sering banget aku lewati tiap aku cari makan sama temen temenku.
Disemarang ini ada kawasan yang menurut aku keliatan timpang .
Kenapa ? Ya gini ceritanya . Jadi, ada satu kawasan yang terdiri dari dua model perumahan. Yang satu bener bener keliatan mahal banget. Tapi yang satu keliatan ...... nooo ... bukan murah. Apa yaaa... ya sederhana .
Aku bisa bayangin dari dua tipe perumahan ini, tiap warganya punya kebahagiaan masing masing . Ya jelas. Tapi gatau kenapa ini keliatan seru . Diperumahan yang mahal ini kalian bisa lihat tiap hari senin sampe jumat, kawasan ini bener bener sepi . Terang lampu secukupnya. Halaman parkir ga ada mobilnya. Tapi kalo weekend, tiap hari sabtu-minggu, kawasan ini lumayan hidup. Dimana terang lampu tercukupi. Parkiran mobil keisi. Kalo sore pas kalian beruntung, kalian bisa menemukan pemandangan beberapa anjing subur yang jalan2 sama engkoh dan nonik yang bahagia banget.
Mungkin rumah mereka yang ada dikawasan ini cuma dijadikan sebagai rumah singgah . Rumah yang memang mereka bikin buat tempat istirahat dan family time segala macam. Jadi mereka ga begitu terganggu dengan suasana kota semarang yang cukup ramai. Ini terlihat keren buat orang2 yang sibuk tapi memprioritaskan family time dihari libur. Sedangkan di kawasan perumahan yang satunya, kita bisa liat anak anak smp yang tiap pulang sekolah kongkow sama adek adeknya, sama temen temennya atau bahkan mereka bisa melakukan kegiatan mencari uban untuk orang yang lebih tua. Entah itu mamanya atau neneknya. Bahkan dimalam hari terkadang ada orang2 tua yang meluangkan waktu untuk duduk disatu teras dan bercengkrama bersama. Kadang juga ada anak anak anjing yang lari lari dengan riangnya. Pemandangan yang sama sama menunjukan kebahagian buatku. Kadang aku punya pikiran buat punya rumah di dua kawasan seperti itu . Dikawasan yang mahal tadi untuk kami bercuek cuek ria dengan tetangga. Dikawasan yang sederhana tadi untuk kami srawung dengan tetangga. Ya tapi belum tentu juga dikawasan yang mahal tadi isinya orang orang cuek akan tetangga. Bisa jadi mereka si engkoh dan nonik tadi bukan kakak adek. Bisa jadi mereka tetanggaan yang bener bener ga punya hubungan darah . Hell wkwkwk mikirnya kejauhan ya ? Tapi, sungguh. Semua kemungkinan bisa aja terjadi wkwk . Dua pemukiman ini memberikan kenyamanannya tersendiri bagi tiap warganya. Dan aku suka dua pemukiman ini berdampingan . Yash . Suatu saat nanti aku harap aku bisa punya rumah di dua kawasan seperti itu 😊

Kembali

Aku yang masih punya kepinginan buat ngeblog. Tapi gatau mau nulis apa, kini kembali mencoba untuk memulai lagi. Hmmm
Semoga bisa terus nulis (: